Pada sebuah malam si Tikus sedang berjalan-jalan untuk mencari makanan. Ia menyusuri hutan belantara yang lebat dalam malam yang kelam. Seekor harimau (si raja hutan) sedang tidur diantara pepohonan. Tiba-tiba ia terbangun dan menangkap si tikus. Rupa-rupanya si tikus tidak sengaja dan tidak tahu bahwa yang dia loncati itu si raja hutan (harimau). “ampun tuanku, jangan saya dimakan,sungguh saya tidak sengaja meloncati tuan, apalagi hendak mengganggu tuan sedang tidur. Kasihani aku, tuan? Ampuni aku tuan?”. Harimau itu melepas si tikus dan larilah dia ke tengah hutan dengen penuh ucapan terimakasih. Saking laparnya sang harimau, lalu ia berjalan-jalan di tengah kegelapan itu untuk mencari mangsanya. Kebetulan malam itu memang ada pemburu harimau yang sedang memasang perangkap dengan umpan seekor kambing.
|
|
|
Showing posts with label Cerita Rakyat. Show all posts
Showing posts with label Cerita Rakyat. Show all posts
Thursday, September 29, 2011
Wednesday, August 24, 2011
Bawang Putih dan Bawang Merah
Cerita ini sudah sangat terkenal dalam kehidupan masyarakat Bali, bahkan juga di Jawa atau mungkin di seluruh Indonesia. Walaupun demikian ada perbedaan versi yang sangat terbalik. Di Bali, Bawang Merah adalah lambang sifat baik, sedangkan Bawang Putih adalah lambang sifat jelek (tidak terpuji. Di Jawa justru terjadi sebaliknya, Bawang Putih adalah lambang kebaikan, dan Bawang Merah adalah lambang kejelekan. Di dalam cerita ini akan dibawakan cerita versi rakyat Bali.
Awal terjadinya cerita ini yaitu berawal si Bawang Putih menyuruh adiknya si Bawang Merah untuk mencuci semua pakaian keluarganya di sungai. “Bawang Merah, cuci pakaian-pakaian itu di sungai! Ya”, kata si Bawang Putih. Bawang merahpun mengikuti apa yang disuruh sang kakak. Dia tidak pernah menolok
Label:
Cerita Rakyat
Saturday, July 2, 2011
Kura-kura yang Tidak setia Akan Janji
Diceritakan seekor angsa sedang berjalan-jalan disebuah taman yang sangat indah. Air kolamnya jernih dan bunganya berwarna-warni. Karena si angsa bisa terbang, maka ia mudah saja pergi mengellingi taman itu. Ada dua kura-kura yang lamban jalannya ingin menikmati keindahan sungai itu seperti yang dilakkan si angsa. Lalu ia berkata kepada si angsa, “hai kawan, bisakah anda menerbangkan kami agar bisa melihat keindahan sekeliling taman itu”. “ tentu bisa sahabatku, aku siap menolongmu”, jawab sang angsa. “kalau begitu tolonglah kami”, begitu yang kura-kura itu katakan. “baik, tetapi ingat nasehatku”, kata si angsa.kura-kura tersebut langsung menjawab “ya, kami janji akan memenuhi nasehatmu”.
Label:
Cerita Rakyat
Friday, July 1, 2011
Siput yang Cerdik
Siapapun tahu bahwa rusa itu adalah binatang yang kencang larinya dan si siput terkenal akan lambat jalannya. Walaupun demikian, rusa bisa dikalahkan oleh siput karena kecerdikannya dan segala akal yang dimiliki oleh si siput.
Cerita ini berawal pada hari yang cerah, pada saat itu rusa ditanntang oleh si siput untuk lomba lari. Tentu saja si rusa tertawa dan dengan segala kesombongannya si rusa tersebut menjawab bahwa kalau dia kalah maka langit akan runtuh. Si siput dan si rusa menyetujui dan sepakat untuk mengadakan perlombaan itu. Siput yang mempunyai akal, telah mengatur siasat sedemikian rupa sehingga nantinya dia mampu untuk mengalahkan si rusa.
Label:
Cerita Rakyat
Subscribe to:
Posts (Atom)
